Dalam upaya memperkuat rasa nasionalisme dan menghidupkan kembali semangat perjuangan para pahlawan, Kantor Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta Bank Indonesia (BI) menyelenggarakan kegiatan “Storytelling Pahlawan Nasional Sudirman” pada Senin, 24 November 2025. Acara yang berlangsung di bangsal mataram kantor perwakilan bank indonesia di Yogyakarta ini menghadirkan narasumber dari keluarga jendral sudirman untuk menceritakan kisah hidup serta perjuangan Jenderal Besar Sudirman.
Kegiatan ini bertema “Warisan Kepahlawanan, Pondasi Masa Depan”, yang mencerminkan komitmen BI Yogyakarta untuk tidak hanya menjadi lembaga keuangan, tetapi juga agen pembentuk karakter bangsa melalui edukasi sejarah. Acara ini dihadiri oleh puluhan peserta, terutama generasi muda, mahasiswa, dan pelajar dari berbagai sekolah di wilayah Yogyakarta.
Dalam sambutannya, perwakilan BI Yogyakarta menekankan pentingnya mengenal dan menghargai jasa pahlawan nasional. “Sudirman bukan sekadar nama di buku sejarah. Ia adalah simbol keteguhan, kepemimpinan, dan pengabdian tanpa pamrih. Melalui storytelling, kami ingin agar nilai-nilai itu tidak hanya dikenang, tapi benar-benar dijadikan teladan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Pada panggung utama, narasumber dengan penuh semangat menceritakan perjalanan hidup Jenderal Sudirman—mulai dari masa kecilnya di Purbalingga, perannya sebagai guru, hingga menjadi Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia yang memimpin gerilya melawan penjajah Belanda meski tengah sakit parah. Kisah-kisah heroik seperti perjalanan gerilya di lereng Gunung Lawu dan pertempuran di Magelang disampaikan dengan gaya naratif yang menarik, membuat para pendengar seolah-olah ikut merasakan suasana masa perjuangan.
Para peserta tampak sangat antusias. Banyak yang mengabadikan momen dengan ponsel mereka, sementara yang lain mencatat poin-poin penting dari cerita yang disampaikan. Suasana ruangan yang hangat dan penuh perhatian mencerminkan betapa relevannya nilai-nilai kepahlawanan bagi generasi muda saat ini.
“Saya baru tahu bahwa Jenderal Sudirman sangat dekat dengan rakyat, bahkan sampai makan bersama prajuritnya di hutan. Itu bikin saya kagum dan ingin lebih banyak belajar tentang sejarah,” ungkap Rina, salah satu mahasiswi Universitas Gadjah Mada yang hadir.
Selain sebagai ajang edukasi, acara ini juga menjadi sarana refleksi bagi generasi muda untuk mengevaluasi kontribusi mereka terhadap bangsa. Di era digital yang penuh tantangan, nilai-nilai seperti integritas, keberanian, dan solidaritas yang dimiliki Sudirman dinilai masih sangat relevan.
Bank Indonesia Yogyakarta berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan serupa dengan mengangkat tokoh-tokoh pahlawan nasional lainnya, sehingga warisan kepahlawanan dapat terus menjadi pondasi bagi pembangunan masa depan bangsa yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian.
Tentang Bank Indonesia Yogyakarta:
Sebagai bagian dari Bank Sentral Republik Indonesia, Kantor Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta bertugas menjalankan kebijakan moneter dan sistem pembayaran, sekaligus berperan aktif dalam mendukung perekonomian daerah melalui program-program sosial dan edukasi, termasuk pelestarian nilai-nilai sejarah dan budaya lokal.
